Thursday, September 3, 2015

SKA COO Certificate of origin

Memahami SKA ( CoO ) Dalam Dunia Ekspor.

CoO atau SKA seringkali disebut sebagai "Surat Kebangsaan dari suatu barang". Atau bahasa awam nya, SKA ini adalah KTPnya barang ekspor. Yaitu asal negara barang yg diekspor tersebut. SKA berguna agar eksportir bisa mendapatkan kemudahan, maupun perbedaan tarif sesuai persetujuan Indonesia dengan negara tujuan ekspor tersebut.

Jenis jenis SURAT KETERANGAN ASAL atau SKA, dalam bahasa inggris, biasa di sebut CoO atau Certificate of Origin. Banyak membantu membebaskan/meringankan bea masuk jika sebuah negara itu terikat dalam perjanjian FTA ( free trade agreement ). Sehingga diharapkan bisa bebas bea masuk atau keringanan tarif.

Misal nya : perdagangan produk indonesia dgn china, karena sdh ada perjanjian dagang dalam pembebasan bea masuk, jika kita mencantumkan SKA, maka dipastikan bebas bea masuk/ada keringanan, trrgantung isi kesepakatannya. Karena item itu sdh masuk dlm perjanjian.

Walaupun mungkin pengirimannya dari agen ekspor di singapura. Jakarta-Singapore-Shanghai. Tetap mendapatkan keringanan.

SKA ini sebenarnya adalah hasil kerja sama empat institusi (Kemendag, InaTrade, INSW, dan Bea Cukai) untuk menjelaskan produk ini adalah produk Indonesia. agar di negara tujuannya (ekspor) dia bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas yang dijanjikan.

Sesuai yang diperjanjikan (kemudahannya), jadi ada yang tarifnya lebih rendah, dimudahkan karantinanya, dimudahkan customnya. Ada yang bahkan kalau ada SKA bisa masuk kalau enggak ada SKA dia enggak bisa masuk. Hampir semua negara sudah menggunakan fasilitas ini.


data import china dari indonesia

Dibawah ini adalah data import china dari indonesia. Jadi jika ingin tahu apa saja yg di import china dari indonesia, berikut ini adalah data nya.

Saya urutkan berdasarkan persentase kenaikan import china yg pesat selama 5 tahun terakhir dari Indonesia. Data dari 2010-2014. Dengan begini kita bisa tahu, apa saja yg mereka butuhkan. Pasar china butuh atau haus produk apa. Pakai data ini. untuk produk yg spesifik spt apa memang sengaja tidak saya publikasikan karena ada iuran tahunannya untuk menjadi member di situs sumber data. Rahasia dagang. Hehehe...

Jadi kalau mau ekspor, kita bisa tahu demand ( permintaan ) dari negara tujuan. Sehingga dalam berperang kita tahu "pasar di negara tujuan haus produk apa", sehingga kita bisa penuhi permintaan mereka.
Saya kasih contoh beberapa produk yg dibutuhkan, yaitu : sutera, mutiara, batu mulia (batu berlian, intan, batu akik, bacan, giok, dsb ), pupuk kimia maupun kompos, bunga plastik/kertas, ikan dan produk2 seafood, produk berbahan dasar kayu atau furniture, arang kayu, alat2 musik dan masih banyak lagi. Lihat di gambar.

Ini baru negara china, belum negara2 maju lainnya yg butuh produk2 dari kita. Misal : Jepang, Mesir, Thailand, dll. Teknik2 seperti ini hanya diajarkan di Export Import Blueprint. Nantikan terus update nya.
Ini berdasarkan data dan fakta ilmiah terpercaya, selain itu nanti akan diajarkan juga berdasarkan riset market online yg bersumber dari hasil pencarian mesin pencari, spt Google, Yahoo, Baidu. Juga direktori2 bisnis yg bonafide.

Jadi kesimpulannya, kita lempar barang ke pasar berdasarkan permintaan, bukan berdasarkan angan2, feeling atau pembenaran opini diri sendiri. Harus ada data yg valid yg bisa jadi acuan bahwa "ini ada pasarnya".

Sumber Resmi Data Gambar :

Organisasi Perdagangan Dunia ( WTO ) milik PBB. Data tersebut diambil dari BPS Indonesia dan BPS

China yg dilaporkan ke Badan PBB.



LCL (Kubikan) dan Kontainer Perbedaan

Export Import Blueprint kali ini akan mengetengahkan informasi seputar proses tahapan impor barang. Import skala besar bahkan hingga kelas container, bukan kelas LCL ( kubikan ). Kalau LCL lebih simple, karena semua sudah diuruskan oleh pihak PPJK dan Cargo perkapalan.

Untuk memperpendek cerita, proses nya ini kami berikan contoh perdagangan antara Malaysia dan Indonesia. Adapun Kedudukannya sebagai berikut : Malaysia = Exportir. Indonesia = Importir.

Adapun tahapan proses impor dari luar negeri ke Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Pembeli dan penjual melakukan komunikasi atau korespondensi, baik itu melalui email, social media, fax, telepon ataupun media komunikasi surat menyurat. Setelah pembeli dan penjual melakukan kesepakatan harga dan jenis barang, maka pembeli ( importer ) membuat purchase order ( order pembelian ) maupun sales contract untuk lindung nilai atau lindung harga. Agar bebas dari kenaikan material bahan baku ataupun selisih kurs.

2. Setelah tercapai kesepakatan harga diatas tadi, maka si importer sebagai pembeli membuka L/C atau Letter Of Credit sebagai media pembayaran. Kalau di Indonesia, bisa melalui Bank MANDIRI atau BANK BCA Yang punya mitra diluar negeri. Bank MANDIRI ini kedudukan nya di dalam perdagangan international sebagai OPENING BANK.

3. OPENING BANK mengirim L/C CONFIRMATION ke bank koresponden di Malaysia, misal nya BANK MAYBANK ( di sebut CORRESPONDENCE BANK ). Yang isi nya bahwa uang si importer atau pembeli sudah di lock di Bank MANDIRI. Agar order di proses atau di produksi. Jadi tentu aman, karena dana nya sudah di pegang Bank MANDIRI. Resiko scam sangat kecil, karena uang sudah di lock.

4. Pihak CORESONDENCE BANK atau BANK MAYBANK mengirim L/C ADVICE ke exporter ( seller di Malaysia ). Memberitahukan bahwa ada pesanan dari Indonesia, duit sudah ada. Order nya ini. Misal nya mesin bubut. Jumlah sekian unit, spek nya seperti ini. Disitu dijelaskan semua. Sesuai isi kesepakatan awal tadi.

5. Kemudian, pihak exporter mencairkan L/C nya yang di kirim oleh Bank MANDIRI tadi, melalui Bank MAYBANK. Biasanya ada yang full payment, ada yang down payment ( DP ). Untuk contoh ini, anggap saja buyer mencairkan semua pembayarannya, karena si buyer sudah bayar full. ( sebagai contoh saja ). Kondisi pembayaran tergantung kesepakatan.

6. Setelah duit diterima dgn baik oleh exporter Malaysia, barang dikirimkan ke perusahaan perkapalan, maka dia akan membuat dan mendapatkan dokumen2 ekspor, biasanya berupa INVOICE, PACKING LIST, BILL OF LADDING dan lain sebagainya, dokumen ini diserahkan oleh BANK MAYBANK sebagai correspondence bank.

7. Importer kemudian mengambil dokumen diatas, yang diberikan oleh Bank MAYBANK melalui Bank MANDIRI, sebagai bahan dokumen pengambilan/pengeluaran barang dari beacukai. Serta mempersiapkan apa saja persyaratan buat pengeluaran barang tersebut, missal SERTIFIKAT SNI, IZIN BPOM, atau KARANTINA. Tergantung jenis barang nya.

8. Importer lalu mengurus import cleareance atau pengeluaran barang dari bea cukai setempat, dengan membuat Dokumen PIB ( Pemberitahuan Impor Barang ). Importir sekaligus membayar PDRI ( pajak dalam rangka impor ) yang meliputi bea masuk dan pajak ini itu.

9. Setelah semua pajak, biaya masuk dan biaya lainnya beres, maka bea cukai mengeluarkan surat sakti yang namanya SPPB ( surat persetujuan pengeluaran barang ) untuk mengambil barang nya di TERMINAL CARGO pelabuhan. Tanpa dokumen ini, maka barang tidak akan keluar.

Misalnya ada kekurangan jumlah barang atau masalah soal barang, maka importer melapor ke perusahaan asuransi, misalnya barang ada yang rusak parah, atau terkena zat / cairan berbahaya. Maka bisa di klaim ke perusahaan asuransi.

Demikian lah gambaran singkat tentang import barang dari luar negeri. Lebih kurang proses nya seperti itu. Soal dokumen, tergantung barang apa yang di impor. Tentunya harus ada NIK dan API. Apa ini? Akan kami bahas pada hari berikutnya.

Mau tahu lebih banyak? Silahkan anda LIKE dan SHARE artikel ini, bagikan kepada teman teman anda, agar teman anda juga mendapatkan manfaat dari ilmu impor ini. agar kami tetap bersemangat menularkan sedikit ilmu yang kami ketahui.

akses internet di china

Buat teman-teman yang kesulitan akses FACEBOOK ketika diluar negeri, atau di blokir oleh perusahaan, bisa gunakan software ini. bisa juga dipakai untuk membuka situs2 yang di blokir atau dilarang, khusus nya internet positif ataupun NAWALA. bisa pakai software VPN ini. tinggal install dan pilih lokasi akses anda, misal HONGKONG, SINGAPORE, USA, JAPAN ataupun negara lainnya. dijamin lolos.

Saya pun pakai ini. laju dan cepat. recommended deh, ketika saya di China, gak bisa buka google dan facebook, pakai software ini ya lolos. Buktinya saya bisa nulis FB ini dan bisa buat riset kata kunci maupun riset produk di google, juga lancar jaya. Pemakaiannya sangat mudah. gak pakai ribet.

silahkan download. KLIK DIBAWAH INI.

https://www.expressvpn.xyz/

Barang Murah China

Barang kok murah murah begini. Stress aku di buat nya. Kenapa gak bawa duit yg banyak kemarin. Duhhh....nyesel.

Nemu barang joss, di China Rp3.000 saja. Harga jual di toped yg konon harga nya hancur saja masih Rp33.000. Dan minim pesaing. Diluaran ( pasar offline ) perkiraan masih sekitar 50rb an. ( Niche : barang keperluan anak dan baby ).

Yuk siapa yg belum jadi importir, mari belajar bersama saya di Export Import Blueprint. Untuk yg serius saja. Ayo saya ajari bisnis import barang dari china. Sekaligus strategi pemasaran online yg telah terbukti saya pakai sejak 2007.

Perdagangan bebas sdh di depan mata. Siapa cepat, dia yg dapat. Mau jadi penonton atau pemain. Modal untuk memulai tdk lah besar.

Hambatan terbesar bukan lah cara buang barang, tapi KEKURANGAN MODAL. Karena barang2 yg ada disini, sangatlah potensial jika dijual di Indonesia. Apalagi pasar konvensional / offline. Sedangkan duit kita minim.


Barang Impor ke Indonesia

Contoh sebagian kecil produk yg bisa di impor dibawa ke Indonesia.

Pedagang itu pekerjaanya simple.

1. Bandingkan harga.
2. Cari supplier yg bagus.
3. Beli / Import bawa ke tanah air.
4. Dan kita jual dgn harga lebih mahal.

Lengkap sekali.



Mulai produk kerajinan, kain, kain rajut, spare part mobil, alat2 kesehatan, accesories mobil, lampu2. perlengkapan rumah tangga, SEMUA ADA!

Sekarang pertanyaannya, BERAPA MODAL KITA BUAT MEMULAI BISNIS? Itu saja hambatannya. Serta jaringan pemasarannya harus ditata.

Nampil NORAK

Blangkon | Argentina | Pajak 50%.
=============================
Tadi saat pulang dari kunjungan toko dan survey produk, singgah ke warung sate sebelah hotel. Tiba2 ada bule setengah tua, ya sekitar 40 tahunan usianya. Tiba2 datang dan minta izin satu meja dgn saya.

Kayaknya dia penasaran dan sangat tertarik ngobrol dgn kami ( saya berdua ). Mungkin melihat penutup kepala yg kupakai. Penasaran kali ya dia. Kok ada orang aneh kek gini.



Tak lama kemudian lalu dia order teh panas satu teko besar dan dituangkan ke gelas saya dan teman saya. dia ngajak ngobrol panjang lebar. Dia import dari China sdh 9 tahun. produk perkakas rumah tangga dan kain.

Dia nanya ke saya, "kamu ambil untung berapa persen kalau jual produk2mu?"
Dengan rendah hati saya jawab "antara 200-300%".
"Wowww besar sekali" kata dia.

"Lho kok bisa?" sahut ku. Padahal kecil itu menurutku.

Dijawab "iya, saya dapat 50% sdh senang sekali. Belum lagi biaya kapal ke Argentina, biaya agen pembelian di China dan biaya lain2nya". Setiap bulan ambil berapa Sir? Dia bilang antara 5-8 Kontainer 40 feet.
Usut punya usut, ternyata di Argentina itu pajak nya 50%, tinggi banget, mirip dgn Brasil. setiap beda produk beda pajak. Yg bisa di produksi dinegaranya sendiri, pajak nya mencapai 50%. Sedangkan jika di Argentina tidak bisa menghasilkan produk itu, katanya pajaknya agak lebih rendah dari diatas.

Saya tanya, "kamu sering kesini?" Dia jawab, "setahun dua kali". Ku tanya lagi berapa biaya tiket nya dari Buenos Aires ke Hangzhou? Dia bilang "USD 2500 atau sekitar Rp35.000.000". Dengan rute | Buenos Aires | Amsterdam | China. Jarak tempuh 38 Jam penerbangan. Woowww... belum lagi biaya agen nya disini yg urus produk dan pembeliannya. Mencapai 5% dari total belanja.

Jadi beruntunglah kita di Indonesia, pajak yg ringan, jarak tempuh yg dekat, tiket yg murah, budaya yg gak terlalu beda. Apalagi usia kita masih muda, insyaallah kalau panjang umur masih banyak kesempatan buat berusaha dan berniaga.

Jangan malu memakai identitas bangsa sendiri. Hikmah memakai Blangkon Jawa, Baju Batik Singapura, Tas Slempang Militer. Dandanan norak yg bikin orang penasaran, akhirnya dapat kenalan boss Argentina dan sdh janjian dikenalkan dgn agen nya yg sdh terpercaya 9 tahun yg dia pakai jasa nya.

Kunci ne pokok e PD. Sing penting iku isi dibalik blangkon.
Salam Export Import Blueprint dan Belajar Ekspor Impor